Kembali

News

Pelajar SMAN 2 Bangkalan Dirawat Usai Leher Terlilit Kabel yang Diduga Tersangkut Bus

Admin Madura FM 08 Oct 2026 - 2 menit baca
Pelajar SMAN 2 Bangkalan Dirawat Usai Leher Terlilit Kabel yang Diduga Tersangkut Bus
Artikel pilihan redaksi On Air
News Madura FM 102.1

Ibra Ali Abu Rizki, siswa SMAN 2 Bangkalan, dirawat di RSUD usai lehernya terlilit kabel yang diduga tersangkut bus di Pasar Seninan.

MADURA FM - Ibra Ali Abu Rizki (18), siswa SMAN 2 Bangkalan, masih menjalani perawatan di RSUD Syarifah Ambami Rato Ebu Bangkalan. Ia terluka setelah lehernya terlilit kabel di dekat lampu merah utara Pasar Seninan, Rabu (7/10/2026) sore.

Dikutip dari wawancara kabarmadura.id dengan korban, tangan dan kaki Ibra masih terasa kram dan kebas, dan sempat sulit digerakkan. Ia mengaku mengalami kejang, luka bakar di leher, luka di siku, dan sesak napas. Kesadarannya sempat menurun, dan ia perlu bantuan oksigen.

Ibra menyebut dirinya ditangani di UGD sejak sekitar pukul 16.00 hingga 21.00 WIB, sebelum dipindahkan ke ruang rawat inap.

Perawat yang menangani, Firman Ade Pratama, menjelaskan kepada kabarmadura.id bahwa hasil pemeriksaan laboratorium menunjukkan kenaikan sel darah putih. Penyebabnya belum bisa dipastikan, bisa karena infeksi pada luka atau kondisi lain sebelumnya. Hasil pemeriksaan lain normal, dan rekam jantung dinilai baik. Menurut Firman, Ibra saat ini masih diobservasi dan dokter penanggung jawab belum menyiapkan tindakan lanjutan.

1 .Kronologi menurut korban

Dalam wawancara yang sama, Ibra bercerita bahwa ia sedang dalam perjalanan pulang dari sekolah ke rumahnya di arah Alun-alun Bangkalan, sekitar pukul 15.30-16.00 WIB. Ia mengendarai sepeda motor sendirian. Ia mengaku tidak menyadari ada kabel menggantung di atas jalan. Saat sebuah bus melintas, kabel itu diduga ikut tersangkut, jatuh, lalu membelit lehernya.

Menurutnya, ia merasakan sengatan listrik dan terjatuh ke area proyek gorong-gorong di sisi kanan jalan. Berdasarkan pemberitaan kabarmadura.id, sejumlah siswa dan guru SMAN 2 Bangkalan yang berada di sekitar lokasi langsung menolongnya, lalu membawanya ke rumah sakit dengan pikap milik pekerja proyek.

2 .Keterangan keluarga

Di kutip dari wawancara kabarmadura.id dengan ibu korban, Kun Budiati (53), ia mengaku belum mengetahui jenis kabel tersebut, apakah itu kabel jaringan internet atau bukan. Ia menyebut bus biasanya melintas di jalur itu tanpa masalah, dan kabel tampak makin menjuntai setelah ada pengerjaan gorong-gorong serta pemangkasan pohon di sekitar lokasi. Keterangan ini merupakan pengamatan keluarga dan belum diverifikasi pihak berwenang. Kun berharap penyebab kejadian segera diketahui, termasuk pihak yang bertanggung jawab atas kabel yang menjuntai ke badan jalan.

Sumber: diolah dari kabarmadura.id